Beberapa Faktor Penyebab Kekalahan Jerman Dalam Perang Dunia 2

Posted by Ganas003 on Oktober 19, 2019 in
Jerman yakni salah satu negara yang ikut dalam perang dunia satu dan dua, selain italia, inggris, perancis dan rusia. Dalam kedua peperangan tersebut jerman mendapatkan kekalahan dan terpaksa mengikuti perjanjian yang merugikannya. Dalam kekalahan jerman di perang tersebut ada beberapa faktor yang mempengaruhinya dalam segi militer maupun di luar militer.
 Jerman yakni salah satu negara yang ikut dalam perang dunia satu dan dua Beberapa Faktor Penyebab Kekalahan Jerman dalam Perang Dunia 2
perang dunia 2
Dari kedua peperangan tersebut kali ini admin akan menjelaskan beberapa faktor yang mengakibatkan jerman kalah dalam perang dunia 2, beberapa faktor tersebut yaitu ...

1. Sedikit mitra dan banyak musuh

Dalam dunia militer ada pepatah menyampaikan usahakan banyak mitra dan sedikit musuh, akan tetapi posisi jerman dalam perang dunia 2 sebaliknya. Negara besar yang mendukungnya dalam perang tersebut hanyalah italia dan jepang, berbeda dengan pihak sekutu yang diisi oleh inggris, perancis, rusia dan amerika. Walaupun jerman lebih unggul dalam segi teknologi, akan tetapi kalah dalam jumlah pasukan dan sumber daya alamnya.

2. Sumber daya alam yang minim

Sumber daya alam sangat penting dalam sebuah peperangan untuk mencapai kemenangan. Karena sumber daya alam diharapkan untuk menciptakan senjata, menghasilkan materi makanan dan mendirikan industri untuk mendukung perang tersebut. Dibandingkan dengan pihak sekutu yang memiliki SDA yang melimpah sehingga jerman kesulitan dan mengalami kekalahan.

Hal tersebut ditunjukkan dengan keputusan hitler untuk menyerang rusia ketika mengetahui amerika ikut berperang membela pihak sekutu. Langkah tersebut diambil lantaran amerika memiliki SDA yang melimpah sehingga untuk mengimbanginya jerman perlu menguasai rusia. Negara tersebut memiliki SDA yang diharapkan untuk mencukupi mesin perang jerman.

Akan tetapi ketika menyerang rusia jerman babak belur oleh tembok pasukan rusia di kota stalingrad dan kota kota lainnya. Selain berperang di front timur jerman juga menghadapi inggris dan amerika yang menyerang dari pantai di front barat. Kemudian pada akhirnya jerman menghadapi kekalahan yang tidak terelakkan yang menghancurkan negara tersebut.

3. Kebijakan hitler yang diktator

Hitler yakni orang yang memimpin pasukan nazi jerman di atas jenderal jenderalnya, dan tidak ada orang yang berani menentang kebijakannya. Dalam mengambil kebijakan hitler terkadang tidak mau mendengarkan bawahannya, sehingga dirinya kalah perang atau mempercepat kekalahannya. Contoh dari kebijakan tersebut contohnya ketika menyerang rusia tidak ada opsi untuk mundur, ketika pasukan jerman terkepung di medan tersebut.

Dan pada akhirnya pasukan tersebut mengalah dan kalah lantaran tidak ada pasokan menyerupai makanan dan senjata untuk bertahan. Kebijakan lain yang dianggap janggal oleh bawahan hitler yaitu ketika ratusan ribu pasukan sekutu dibiarkan lolos olehnya di dunkirk yaitu salah satu pantai perancis. Pasukan tersebut akhirnya menyerang balik jerman ketika penyerangan d day di pantai perancis yang mengawali kekalahan jerman di front barat.

4. Hitler menyepelekan kekuatan negara lain

Saat awal mulainya perang dunia 2, hitler menyombongkan diri atas negara pesaingnya yaitu inggris, perancis dan rusia. Dia ingin menguasai dunia yang dianggap simpel lantaran 75% dunia yakni maritim dan 25% yakni daratan. Selain itu teknologi senjata perang jerman yang semakin maju dibandingkan dengan negara lainnya.

5. Menyepelekan angkatan maritim dan udara

Hitler mengambil langkah untuk memenangkan peperangan dan menguasai dunia dengan menguatkan angkatan darat. Sedangkan angkatan lainnya kurang diperhatikan yaitu angkatan maritim dan udara. Hal tersebut terjadi kemungkinan disebabkan lantaran hitler yakni bekas pasukan angkatan darat jerman pada perang dunia satu.

Walaupun angkatan darat jerman disegani dan ditakuti lawan akan tetapai angkatan maritim dan udara jerman sangatlah mengecewakan. Angkatan maritim jerman kebanyakan diisi oleh kapal selam uboat dan sedikit sekali kapal perang yang diproduksi oleh jerman. Di bawah maritim jerman sanggup berbicara banyak akan tetapi di atas laut, jerman dipecundangi oleh angkatan maritim inggris.

Di maritim jerman hanya menembaki kapal dagang yang membawa pertolongan dari amerike ke inggris. Setelah ditemukannya radar oleh inggris kapal selam jerman menjadi materi buruan kapal perang inggris, yang sebelumnya menjadi pemburu kapal di maritim atlantik. Angkatan udara jerman kalah dalam menghadapi angkatan udara inggris, hasilnya pesawat jerman berkurang. Hitler tidak mempedulikan hal tersebut lantaran beliau selalu memperkuat angkatan darat jerman.